Jambioke.com, BATANGHARI- Demi mendukung program Bupati dan Wakil Batanghari Fadhil - Bakhtiar yang tertera dalam Visi dan Misinya terkait pembangunan jalan baru serta perbaikan jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata ruang (PUTR) telah menyusun anggaran dana untuk membeli alat pengolahan aspal.
Kepala Bidang Peralatan Pengujian dan Jasa Konstruksi (PPJK) pada Dinas PUTR Kabupaten Batang Hari, Riko Putra saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (29/05/2023), membenarkan bahwa, pengajuan dana pembelian alat pengolahan aspal itu sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Batanghari.
“Iya, benar, Insya Allah tahun ini ada penganggaran pembelanjaan beberapa alat untuk pengelolaan jalan. Dalam hal ini untuk melakukan perbaikan-perbaikan jalan yang ada didalam Kabupaten Batang Hari,” kata Kabid PPJK Riko Putra.
Lebih lanjut Riko menjelaskan, bahwa sejauh ini pihak Dinas PUTR sedang melakukan proses yang dibutuhkan untuk melakukan pembelian set alat pengolah aspal tersebut.
“Saat ini kita sedang proses untuk pengadaan alat tersebut, Insyaallah di tahun ini. Anggaran sekitar 300-an juta. Alat inikan sifatnya pengerjaannya untuk yang minor,” tuturnya.
Pengadaan set alat pengolah aspal itu agar pihak PUTR dapat melakukan pekerjaan minor, skala ringan, perbaikan lobang-lobang yang ada di jalan milik Kabupaten Batang Hari. Jika kondisi jalan milik Kabupaten Batang Hari tersebut dalam kondisi rusak berat, maka pihak PUTR pada Bidang Bina Marga yang akan melakukan rehab berat maupun kontruksi baru.
“Jadi memang ini lebih sifatnya ke urgensi, kita perbaikan jalan yang sifatnya pemeliharaan jalan rutin. Kita lihat dulu skalanya, kalau misalkan sedang ke kecil kita pergunakan alat ini, untuk yang besar itu lebih kepada kawan-kawan yang ada di Bina Marga rehab untuk kontruksi jalan,” ujarnya.
Terkait pengadaan set alat pengolah aspal tersebut, Kabid PPJK Riko menyebutkan bahwa ada beberapa komponen alat dalam set peralatan itu.
“Berbagai macam ya, ada Stamper, breaker, genset, kompresor dan lain-lain jadi satu set. Bisa kita lihat di kota-kota lain yang sudah melakukan itu, seperti di Kota Jambi. Beberapa peralatan plus operator mobile bisa kelokasi untuk pemeliharaan jalan,” sebut Riko.
Dengan alat tersebut, maka pihak Dinas PUTR dapat mencampurkan aspal olahan dengan aspal dingin sebagai untuk perbaikan jalan.
“Aspal itu diolah tidak semua, tapi menjadi bahan campuran untuk itu. Tetap ada aspal dingin, kita beli untuk dicampur lagi,” ungkapnya.
Sebelumnya, didepan masyarakat Desa Sungkai, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menyampaikan bahwa sampai tahun 2023 ini, sepanjang 120,7 km jalan sudah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Dirinya juga telah memerintahkan Dinas PUTR, untuk melakukan pembelian alat pengolah aspal.
“Dalam rangka memodifikasi anggaran tadi, supaya dia efektif, kita sudah minta Dinas PU alat pengolah aspal. Jadi ada sebagian jalan yang macam Sungkai tadi, yang aspalnya rusak berlobang begitu dia perlu dibenahi. Untuk menghemat jangan sampai besar biayanya, sebagian dimanfaatkan ulang. Ini alatnya lagi kita beli sekarang, mudah-mudahan bisa kita praktekkan di Sungkai,” kata Bupati beberapa waktu lalu.
Editor: Raden Suhur Alqodrie