Jambioke.com- Dibawah kepemimpinan Fadhil – Bakhtiar, wilayah Kabupaten Batang Hari berubah drastis. Hal ini menandakan daerah Batang Hari semakin maju dan sejahtera.
Bagaimana tidak, Geliat pembangunan di Kabupaten Batanghari ternyata berbanding lurus dengan kemajuan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
Hal ini ditandai, dengan menurunnya angka kemiskinan di daerah tersebut. Atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan ekstrim tersebut, Kabupaten yang dinakhodai Fadhil Arief, beberapa tahun lalu pernah mendapatkan apresiasi langsung dari Wakil Presiden RI.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Batanghari Mhd Fadhil Arief. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Presiden di Istana Wapres Jalan merdeka Selatan Jakarta pusat.
Batanghari mendapatkan Dana Insentif Fiskal sebesar Rp 11,8 M Kategori Kinerja Penghapusan kemiskinan ekstrim tahun berjalan saat itu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batanghari, terlihat angka kemiskinan makro di Kabupaten Batanghari mengalami penurunan secara berkala.
Penurunan angka kemiskinan makro ini bukan tanpa alasan, ini adalah efek dari program unggulan Pemkab Batanghari Tangguh, salah satunya seperti peningkatan kesejahteraan petani, dengan fokusnya Fadhil Arief membangun infrastruktur jalan di area pertanian dan bantuan pemberian bibit kepada petani
Ini juga tidak terlepas dari peran para penyuluh tangguh yang bertugas melekat pada petani di wilayah kabupaten Batanghari.
Program kepada petani ini, merupakan faktor yang menyebabkan penurunan angka kemiskinan, di samping kebijakan-kebijakan lain yang berpihak kepada masyarakat.
Fadhil Arief mengucapkan rasa syukur luar biasa atas pencapaian penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Batanghari terhitung sejak ia dilantik pada Februari 2021
“Alhamdulillah Allah mudahkan perjuangan dan upaya kita bersama, hari ini atas keberhasilan kita menurunkan angka kemiskinan di kabupaten yang kita cintai. Saya menyadari ini adalah kewajiban kami sebagai pemimpin berbuat yang terbaik bagi masyarakat kami,” ujarnya.
“Semoga di tahun berikutnya angka kemiskinan ini kembali menurun hingga mencapai kesejahteraan yang merata di tengah masyarakat. Dengan keberhasilan kita menurunkan angka kemiskinan saat ini kita mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat Dana Insentif Fiskal sebesar Rp 11,8 miliar,” pungkasnya.






