Pemkab Batang Hari Gaungkan Gerakan Penataan Makam Sesuai Syariah

oleh -34 Dilihat

Jambioke.com- Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar Sosialisasi Rencana Aksi Gerakan Bersama Memuliakan Ahli Kubur (Penataan Makam/Kuburan Sesuai Syariah) di Ruang Pola Besar Kantor Bupati Batang Hari, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dibuka melalui sambutan Bupati Batang Hari yang diwakili Asisten I Setda Batang Hari, Muhammad Rifa’i, SP, ME, dan dihadiri Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, para kepala OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para kepala desa dan lurah se-Kabupaten Batang Hari.

Dalam sambutannya, Muhammad Rifa’i menegaskan bahwa penataan makam harus kembali pada ketentuan syariah Islam, sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada mereka yang telah wafat.

“Kematian adalah kepastian bagi setiap manusia. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat Muslim untuk memuliakan saudara-saudara kita yang telah mendahului, termasuk dalam pengurusan dan penataan makamnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gerakan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mengembalikan tata kelola pemakaman agar lebih sederhana, tertib, dan sesuai ajaran agama. Penataan makam yang benar juga dinilai mampu menjaga nilai kesederhanaan serta menghindari pemborosan.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim dari Jabir bin Abdullah, yang melarang menyemen, menghias, membangun, serta duduk di atas kuburan.

“Ini menjadi pedoman penting bagi kita semua agar tidak berlebihan dalam memperlakukan makam,” tegasnya.

Selain aspek keagamaan, penataan makam yang baik juga membawa dampak positif dari sisi lingkungan, seperti kebersihan, kerapian, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat berziarah.

Pemkab Batang Hari mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, pengurus masjid, tokoh agama hingga masyarakat umum untuk bersama-sama menyukseskan gerakan tersebut.

“Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama. Jangan hanya seremonial, tetapi harus benar-benar diimplementasikan di tengah masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan tersebut dan berharap gerakan ini menjadi amal jariyah.

“Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridho dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.