Fadhil Arief: Otonomi Daerah Harus Menjadi Mesin Penggerak Ekonomi

oleh -74 Dilihat

Jambioke.com- Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 di Lapangan Alun-alun Kabupaten Batang Hari, Senin (27/4/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, para camat dan lurah se-Kabupaten Batang Hari dipercaya sebagai petugas upacara.

Dalam amanatnya, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa otonomi daerah harus menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi dan pembangunan daerah.

Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil harus berpihak kepada masyarakat serta mampu menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi.

“Otonomi daerah harus menjadi mesin penggerak bagi kemandirian ekonomi. Kita ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa melalui semangat otonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus berupaya mewujudkan visi Batang Hari Super Tangguh. Hal itu diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pertanian, serta pemerataan pembangunan infrastruktur.

“Ini menjadi bukti bahwa ketika daerah diberikan kewenangan, kita mampu bergerak lebih cepat dan berakselerasi dalam pembangunan,” tambahnya.

Namun demikian, Fadhil Arief mengingatkan bahwa otonomi daerah bukanlah kebebasan tanpa batas. Otonomi harus diiringi dengan tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah secara transparan dan akuntabel.

Ia menegaskan, setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun Kabupaten Batang Hari yang lebih maju.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari untuk terus meningkatkan kompetensi dan integritas.

“Jadilah pelayan publik yang responsif, profesional, dan terbuka terhadap kritik. Mari kita jaga kekompakan serta semangat gotong royong dalam membangun Bumi Serentak Bak Regam,” pesannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.