Ini Pesan Bupati Fadhil Arief Untuk Jemaah Calon Haji: ‘Jangan Rusak Ibadah Pamer di Medsos ‘

oleh -33 Dilihat

Jambioke.com- Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi melepas 213 jemaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam suasana khidmat dan penuh haru.

Keberangkatan ratusan tamu Allah tersebut menandai kesiapan pelayanan haji daerah yang diklaim telah rampung 100 persen, mulai dari administrasi hingga kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batanghari dalam laporannya menyampaikan, total 213 jemaah yang berangkat terdiri dari 192 jemaah reguler, 2 jemaah mutasi, dan 19 jemaah cadangan yang telah dinaikkan status keberangkatannya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 95 orang atau 44,6 persen merupakan jemaah laki-laki, sementara 118 orang atau 55,4 persen adalah perempuan. Berdasarkan usia, 73 jemaah tercatat berumur di atas 60 tahun hingga lebih dari 80 tahun.

Selain itu, aspek kesehatan menjadi perhatian serius panitia. Data Dinas Kesehatan menunjukkan 115 jemaah memiliki riwayat penyakit bawaan seperti hipertensi, gangguan metabolisme, hingga kolesterol, sehingga pengawasan kesehatan selama perjalanan diprioritaskan.

Proses persiapan keberangkatan disebut berjalan lancar berkat sinergi lintas instansi. Mulai dari pembuatan paspor yang difasilitasi pihak Imigrasi di lokasi, penerbitan dokumen perjalanan, hingga pembagian kartu kendali yang kini diterima jemaah sejak masih berada di Indonesia.

“Alhamdulillah seluruh persiapan berjalan baik dan seluruh dokumen utama telah diselesaikan,” ujar Kepala Kemenag Batanghari dalam laporannya.

Dari total jemaah, terdapat tiga orang yang akan menerima kartu kendali langsung di Mekkah, termasuk dua jemaah tambahan yang tergabung dalam kelompok penerbangan berbeda serta satu orang yang dijadwalkan berangkat pada 19 Mei.

Pelepasan jemaah juga dihadiri Anggota DPR RI Dapil Jambi, Elpis Zina, yang ikut berangkat bersama rombongan haji reguler. Kehadirannya menjadi perhatian karena memilih berangkat bersama masyarakat umum meski memiliki kesempatan memperoleh fasilitas khusus.

Dalam sambutannya, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menekankan bahwa bekal utama menunaikan ibadah haji bukan sekadar kesiapan fisik dan materi, melainkan takwa yang disertai ilmu dan hati yang bersih.

“Bekal kita adalah takwa. Namun takwa harus beriringan dengan ilmu agar hati dan pikiran bersih dari penyakit yang menghalangi kelancaran ibadah,” ujarnya.

Fadhil Arief juga mengingatkan pentingnya keikhlasan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia meminta para jemaah meninggalkan sementara urusan duniawi dan tidak terjebak pada penggunaan gawai yang dapat memunculkan sikap ria atau pamer ibadah.

“Jangan rusak ibadah kita dengan merekam doa lalu membagikannya. Biarlah hubungan kita dan Allah berjalan langsung, tanpa ada unsur ingin dipuji atau dilihat orang lain,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.