Meriah dan Penuh Tradisi! Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Dibuka

oleh -27 Dilihat

JAMBIOKE.COM, KERINCI – Festival Budaya Kerinci Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, bersama Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., dan Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Kamis (22/10/2026). Pembukaan festival berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Forkopimda serta sejumlah tamu undangan.

Mengusung tema “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”, festival ini menampilkan beragam kekayaan tradisi dan kesenian khas Kerinci. Rangkaian kegiatan diawali dengan tradisi makan sirih bersama dan minum kawo, dilanjutkan pawai budaya yang melibatkan berbagai kecamatan, serta pertunjukan tari dan kesenian tradisional.

Beragam atraksi tersebut menjadi gambaran kekayaan warisan leluhur yang masih terjaga hingga kini. Festival Budaya Kerinci juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, menghayati, dan memperkenalkan identitas budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kerinci, tokoh adat, serta para pelaku seni dan budaya atas terselenggaranya festival tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk melestarikan warisan leluhur, memperkuat identitas daerah, sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kerinci.

Menurutnya, kekayaan adat, seni, tradisi, kuliner, dan keindahan alam Kerinci merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan. Potensi tersebut juga menjadi modal penting dalam mewujudkan Kerinci sebagai Beranda Kebudayaan Provinsi Jambi.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, pelaku pariwisata, dan generasi muda agar pelestarian budaya berjalan beriringan dengan pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan.

“Adat dan budaya adalah jati diri yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang. Pelestariannya harus tetap selaras dengan nilai agama, aturan negara, dan kearifan lokal. Melalui kebersamaan dan kolaborasi, kita berharap budaya Kerinci semakin dikenal luas dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat. Kerinci hari ini harus lebih baik dari kemarin dan ke depan lebih baik dari hari ini,” tegas Abdullah Sani.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Festival Budaya Kerinci bukan sekadar ajang hiburan, melainkan momentum penting untuk memperkuat jati diri daerah, melestarikan warisan leluhur, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Kerinci.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian budaya dan mewariskan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda. Menurutnya, kekayaan budaya yang dimiliki Kerinci juga perlu terus dikembangkan sebagai potensi pariwisata yang dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kerinci kaya budaya, Kerinci penuh pesona. Mari kita jaga dan lestarikan warisan leluhur agar tetap hidup, dikenal, dan menjadi kebanggaan generasi mendatang,” ujar Monadi.

Melalui Festival Budaya Kerinci 2026, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap nilai-nilai adat dan tradisi tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Selain memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap identitas daerah, festival ini diharapkan mampu memperluas promosi pariwisata serta memperkenalkan kekayaan budaya Kerinci ke tingkat yang lebih luas.

No More Posts Available.

No more pages to load.