Jambioke.com- Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menegaskan bahwa keberhasilan Pemerintah Kabupaten Batang Hari meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 secara berturut-turut tidak lepas dari kerja keras dan komitmen seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola keuangan daerah secara akuntabel dan transparan.
Hal tersebut disampaikan Fadhil Arief usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jambi di Kantor BPK Jambi, Selasa (2/6/2026).
Menurut Fadhil, capaian opini WTP merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus berupaya menjalankan tata kelola keuangan sesuai aturan dan standar yang berlaku.
“Alhamdulillah, hasil audit dari BPK menunjukkan Batang Hari kembali meraih opini WTP. Ini merupakan WTP ke-13 secara berturut-turut. Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh OPD yang telah menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah,” kata Fadhil Arief.
Ia menjelaskan, opini WTP diberikan karena laporan keuangan Pemkab Batang Hari telah memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan, memiliki kecukupan pengungkapan, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta didukung sistem pengendalian internal yang efektif.
Meski kembali meraih opini tertinggi dalam audit keuangan pemerintah, Fadhil mengingatkan seluruh OPD agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, WTP bukan sekadar prestasi administratif, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
“Kami selalu menekankan kepada OPD bahwa bekerja sesuai standar pengelolaan keuangan yang benar adalah kewajiban. WTP bukan tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kinerja sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.








