Sekda Batang Hari Ingatkan Warga, Waspada Karhutla, Jangan Membakar Hutan

oleh -10 Dilihat

Jambioke.com- Keterbatasan alat tak boleh jadi alasan untuk menyerah pada api. Hal inilah yang menjadi sorotan utama dalam rapat strategis Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Batang Hari pada Selasa (11/09/2026).

Menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi dari Pemerintah Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Hari, Mula P. Rambe, langsung bergerak cepat mengumpulkan jajarannya di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati.

Rapat teknis ini tak main-main, seluruh elemen penting turun gunung. Tampak hadir jajaran Forkopimda Batang Hari, Asisten III Setda Batang Hari, Kepala BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta berbagai unsur terkait lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap sebuah fakta krusial: alat bantu teknis penanganan Karhutla di Batang Hari saat ini terbilang cukup minim. Menyadari kondisi ini, Pemkab dituntut putar otak mencari strategi yang lebih efektif dan efisien di lapangan. Salah satu siasat jitu yang disepakati adalah pembuatan embung atau tempat penampungan air buatan.

“Kita sadari betul alat bantu teknis kita di lapangan saat ini sangat terbatas. Tapi itu sama sekali bukan alasan untuk kita lengah. Solusi taktisnya, kita harus segera perbanyak pembuatan embung di titik-titik rawan. Ini krusial agar tim tidak kehabisan pasokan air saat api mulai membesar,” tegas Sekda Mula P. Rambe di hadapan peserta rapat.

Lebih lanjut, Sekda Mula P. Rambe juga menekankan bahwa penanganan Karhutla tak bisa hanya mengandalkan pundak pemerintah. Sinergisitas semua pihak menjadi kunci utama untuk membebaskan Batang Hari dari ancaman kabut asap.

“Penanganan bencana ini butuh sinergisitas total. Saya minta partisipasi aktif dari masyarakat. Bantuan sekecil apa pun, baik itu tidak membuka lahan dengan cara dibakar, hingga cepat melaporkan jika melihat titik api, akan sangat berarti menyelamatkan daerah kita,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.