Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Lestarikan Budaya Satukan Generasi Ditengah Perubahan Zaman

oleh -8 Dilihat

JAMBIOKE.COM, KERINCI – Semangat melestarikan adat dan budaya kembali bergema di Kabupaten Kerinci melalui pelaksanaan Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik. Tradisi turun-temurun yang telah diwariskan oleh para leluhur ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta menanamkan nilai-nilai adat kepada generasi muda di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Minggu (5/7/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., serta para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan ribuan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat Kerinci. Menurutnya, adat bukan hanya simbol tradisi, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun karakter generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai luhur.

Monadi juga mengingatkan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif, seperti praktik judi online, serta mengajak masyarakat mempertahankan kawasan persawahan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Kerinci.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus mendukung pelestarian adat dan budaya yang menjadi kekayaan daerah. Menurutnya, keberadaan tradisi seperti Kenduri Sko harus terus dijaga karena menjadi identitas masyarakat yang tidak boleh hilang ditelan perkembangan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mengawal penanganan persoalan banjir yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Tanjung Pauh Mudik, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk sektor pertanian, dapat berjalan lebih baik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, Bank Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta kepada panitia Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan adat.

Kenduri Sko bukan sekadar seremoni adat, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai persatuan, gotong royong, dan penghormatan kepada leluhur. Melalui tradisi ini, masyarakat Kerinci menunjukkan bahwa menjaga adat berarti menjaga jati diri, sehingga nilai-nilai budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus demi Kerinci yang berbudaya, maju, dan harmonis.

No More Posts Available.

No more pages to load.